Sabtu, 31 Maret 2012

ISTILAH DALAM BIMBINGAN KONSELING

Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara No. 0433/P/1993 dan No. 25 Tahun 1993 tanggal 25 Desember 1993 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, memuat berbagai istilah yang menyangkut pelayanan bimbingan dan konseling beserta fungsi, bidang, jenis layanan dan kegiatan pendukungnya. Pengertian dari berbngai istilah tersebut adalah sebagai berikut :
  • Bimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan kepada siswa, baik secara perorangan maupun kelompok, agar menjadi mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bidang bimbingan pribadi. bimbingan sosial, bimbingan belajar dan bimbingan karier, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, oleh tenaga ahli berdasarkan norma-norma yang berlaku.
  • Bimbingan pribadi adalah bidang pelayanan bimbingan dan konseling yang membantu siswa dalam menemukan dan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang mantap dan mandiri, sehat jasmani dan rohani.
  • Bimbingan sosial adalah bidang pelayanan bimbingan dan konseling yang membantu siswa dalam mengenal lingkungan dan mengembangkan diri dalam hubungan sosial yang dilandasi budi pekerti luhur serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kenegaraan.
  • Bimbingan belajar adalah bidang pelayanan bimbingan dan konseling yang membantu siswa dalam mengembangkan diri, sikap dan kebiasaan belajar yang baik untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan serta menyiapkannya untuk pendidikan pada tingkat yang tinggi.
  • Bimbingan karier adalah bidang bimbingan dan konseling yang membantu siswa dalam perencanaan dan pengembangan masa depan dan kemampuan karier.

Fungsi pemahaman, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan kepentingan pengembangan siswa; pemahaman itu meliputi :
  1. Pemahaman tentang diri siswa, terutama oleh siswa sendiri, orang tua, guru pembimbing dan personal sekolah lainnya.
  2. Pemahaman tentang lingkungan siswa (termasuk di dalamnya lingkungan keluarga dan sekolah), terutama oleh siswa sendiri, orang tua, guru pembimbing dan personil sekolah lainnya.
  3. Pemahaman tentang lingkungan “yang lebih luas” (terutama di dalamnya informasi pendidikan, informasi jabatan/pekerjaan dan informasi budaya/nilai-nilai) terutama oleh siswa.
Fungsi pencegahan, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan tercegahnya atau terhindarnya siswa dari berbagai permasalahan yang dapat mengganggu, menghambat ataupun menimbulkan kesulitan-kesulitan dalam proses pendidikan / perkembangannya.

Fungsi pengentasan, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terentaskannya atau teratasinya berbagai permasalahan yang dialami oleh siswa.

Fungsi pemeliharaan dan pengembangan, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terpelihara dan terkembangannya berbagai potensi dan kondisi positif siswa dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan.

  • Layanan orientasi. yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan siswa dan pihak-pihak lain (yang dapat memberi pengaruh besar pada siswa. terutama orang tua) memahami lingkungan (seperti sekolah) yang baru dimasuki siswa, untuk mempermudah dan memperlancar berperannya siswa di lingkungan yang baru itu.
  • Layanan informasi. layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan siswa dan pihak-pihak lain (yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap siswa, terutama orang tua) menerima dan memahami informasi (seperti informasi pendidikan dan informasi jabatan) yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan pertimbangan lainnya untuk kepentingan pribadinya
  • Layanan penempatan dan penyaluran, yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan siswa memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat (misalnya penempatan/penyaluran di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program lalihan, magang, kegiatan ko/ekstra kurikuler) sesuai dengan potensi, bakal dan minat, serta kondisi pribadinya.
  • Layanan bimbingan pembelajaran, yailu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan siswa mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serla berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya yang berguna bagi kehidupan dan perkembangan.
  • Layanan konseling perorangan, yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan siswa mcndapat layanan langsung tatap muka dengan guru pembimbing dalam rangka pembahasan dalam pengentasan permasalahannya.
  • Layanan bimbingan kelompok, yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan sejumlah siswa secara bersama-sama memperoleh berbagai bahan dari nara sumber tertentu (terutama dari guru pembimbing) yang berguna untuk menunjang kehidupannya sehari-hari, baik sebagai individu maupun sebagai pelajar, dan untuk pertimbangan datam pengambilan keputusan lertentu.
  • Layanan konseling kelompok, yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan sejumlah siswa memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan masalah yang mereka masing-masing alami melalui suasana dinamika kelompok.
  • Kegiatan instrumen adalah kegiatan dalam rangka pelayanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan diperolehnya berbagai data, keterangan dan kemudahan terlaksananya jenis-jenis layanan serta terwuiudnya fungsi-fungsi bimbingan dan konseling, Di antara kegiatan pendukung pokok ialah :
  1. Aplikasi instrumen, yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk mengumpulkan data dan keterangan tentang siswa (baik secara individual maupun kelompok), keterangan mengenai lingkungan siswa, serta “lingkungan yang lebih luas”; mengumpulkan data ini dapat dilakukan dengan berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes.
  2. Penyelenggaraan himpunan data, yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk menghimpun seluruh data dan keterangan yang relevan dengan keperluan pengembangan siswa secara individu; himpunan data diselenggarakan secara sistematik, komperhensif, terpadu dan sifat-sifatnya tertutup.
  3. Konferensi kasus. yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk membahas permasalahan yang dialami oleh siswa dalam suatu forum pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak yang diharapkan dapat memberikan bahan keterangan dan kemudahan bagi pengentasannya permasalahan tersebut. Pertemuan dalam rangka konferensi kasus bersifat terbatas dan tertutup.
  4. Kunjungan rumah, yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk memperoleh data. Keterangan dan kemudahan bagi terentasannya permasalahannya siswa melalui kunjungan ke rumah siswa.
  5. Alih tangan kasus, yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk mendapatkan penanganan yanq lebih tepat dan tuntas masalah yang dialami siswa dengan memindahkan penanganan kasus dari satu pihak ke pihak lainnya.

What is Valentine Day? ...

VALENTINE DAY (HARI BERKASIH SAYANG)

Menurut pandangan Islam


Benarkah ia hanya kasih sayang belaka ?




“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)



 

Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui jargon-jargon (simbol-simbol atau  iklan-iklan) tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan  dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televisyen; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.





SEJARAH VALENTINE:

Sungguh merupakan hal yang ironis(menyedihkan/tidak sepatutnya terjadi) apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.

Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.



 

Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.



 

Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.



 

Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.



 

Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.





PANDANGAN ISLAM 

Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontohi begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?



 

Mari kita renungkan firman Allah s.w.t.:

“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)



Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengindera(mengetahui) dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan(bila), bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu.



 

Oleh kerana itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mendorong/mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut Taqlid.

Hadis Rasulullah s.a.w

:“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.

Firman Allah s.w.t. dalam Surah AL Imran (keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.

HAL-HAL YANG HARUS DIBERI PERHATIAN:-

Dalam masalah Valentine itu perlu difahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama kerana kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam  masalah 'Valentine Day'.



 

1. PRINSIP / DASAR



   Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan 'supercalis' bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama  Nasrani (kristian), maka berubah menjadi 'acara keagamaan' yang dikaitkan dengankematian St. Valentine.
 

2. SUMBER ASASI



   Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.

Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :“

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.

Katakanlah

: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)
”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan  mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.

3. TUJUAN



   Tujuan mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula bererti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
 

4. OPERASIONAL



Pada umumnya acaraValentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara.
Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27)

Surah Al-Anfal ayat 63 yang berbunyi : “

…walaupun kamu membelanjakan    semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana
”.

Sudah jelas ! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan.

Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia.

 

Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan(memuja-muja)

Valentine Day ? Sudah semestinya kita menyedari sejak dini(saat ini), agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain.
Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim.  Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan 'alternatif' terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain.
 

Lihatlah kebangkitan Islam!!! Lihatlah kerosakan-kerosakan yang ditampilkan oleh peradaban Barat baik dalam media massa, televisyen dan sebagainya. Karena sebenarnya Barat hanya mengenali perkara atau urusan yang bersifat materi. Hati mereka kosong dan mereka bagaikan 'robot' yang bernyawa.



 

MARI ISTIQOMAH (BERPEGANG TEGUH)



Perhatikanlah Firman Allah :
“…dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim”.
 

Semoga Allah memberikan kepada kita hidayah

Nya
dan ketetapan hati untuk dapat istiqomah dengan Islam sehingga hati kita menerima kebenaran serta menjalankan ajarannya.

Tujuan dari semua itu adalah agar diri kita selalu taat sehingga dengan izin

Allah s.w.t.
kita dapat berjumpa dengan para Nabi baik Nabi Adam sampai Nabi Muhammad s.a.w.

Firman

Allah s.w.t.:

“Barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya maka dia akan bersama orang-orang yang diberi nikmat dari golongan Nabi-Nabi, para shiddiq (benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang sholih), mereka itulah sebaik-baik teman”.
 

Berkata Peguam Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam kaset 'MURTAD' yang mafhumnya :-

"VALENTINE" adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!!  Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerna hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol..







Inilah 4 Jenis Kepribadian menurut Buku “Personality Plus” karangan Florence Littauer

Kepribadian Manusia


Kepribadian, rasanya sering ya kita mendengar kata kepribadian. Apalagi tentang kepribadian seseorang, hmmm... Kepribadian itu berhubungan erat dengan karakter, dan karakter itu sendiri merupakan sifat atau perilaku bawaan yang penyebabnya bisa dari lingkungan atau pergaulan. Kadang juga ada pertanyaan-pertanyaan seperti ini, ”Bisa nggak sih kita merubah kepribadian kita ?”. Dan jawabanya adalah “BISA”! kita bisa merubah kepribadian kita dengan kepribadian yang baru, salah satu contohnya kita ingin kepribadian kita selalu optimis, sabar & bertanggung jawab berarti sebisa mungkin kita bergaulnya dengan orang-orang yang mempunyai kepribadian tersebut. Dengan begitu lambat laun kita pasti bisa merubah kepribadian kita menjadi lebih baik sesuai dengan apa yang kita inginkan. Dan kalau kita sudah bisa merubah kepribadian kita, pasti kita juga bisa merubah kepribadian orang lain.

Setelah melakukan googling, saya menemukan beberapa artikel yang sumbernya itu rata-rata sama. Yaitu, menurut Buku “Personality Plus” karangan Florence Littauer, kepribadian seseorang dibedakan menjadi 4 jenis : Sanguinis, Melankolis, Koleris dan Phlegmatis. Kepribadian-kepribadian tersebut mempunyai kekuatan & kelemahan masing-masing.
Nah mungkin dengan mempelajari soal kepribadian-kepribadian tersebut maka kita akan lebih bisa mengenali diri kita sendiri dan orang lain yang ada disekitar kita.


Kepribadian-kepribadian tersebut antara lain :

1. Sanguinis (Si Populer)
Si Sanguinis ini mempunyai kekuatan yaitu, dia mudah mencari banyak teman dan ingin menjadi pusat perhatian. Dia juga senang berkumpul yang tujuannya itu ngobrol, karena karakter seperti ini suka berbicara panjang lebar dan paling susah dihentikan kalau udah asyik ngobrol. Dalam kehidupan si Sanguinis itu akan menunjukan keceriaan/kebahagiaan dan mempunyai rasa ingin tau yang sangat besar, dia termasuk karakter yang sangat ramai dan aktif maka dari itu karakter seperti ini pastinya tidak membosankan. Dan yang paling menyenangkan dia selalu bisa mencairkan suasana yang sedang beku, karena dia memiliki selera humor yang sangat tinggi dan menyukai segala sesuatu yang bersifat spontan.

Ada beberapa kelemahan dari karakter sanguinis, seorang sanguinis cenderung tidak mempunyai pendirian yang tetap. Dia juga seringnya membesar-besarkan suatu kejadian apapun, dalam hal berbicara karakter ini memiliki suara yang lantang dan saat tertawapun juga dia sangat keras(susah untuk diam), dan setau saya kebanyakan dari orang sanguinis itu susah untuk menjaga rahasia.
Orang sanguinis itu rata-rata gampang lupa & cara berpikirnya juga pendek, jadi dalam mengerjakan hal apapun hasilnya sering berantakan.

2. Melankolis (Si Sempurna)

Melankolis, si Melankolis juga mempunyai kekuatan antara lain, dia berkeinginan hidupnya terasa sempurna, jadi saat mempunyai masalah pasti dia akan segera mencari jalan keluar yang benar-benar dari hasil pemikirannya sendiri. Saat sedang bahagiapun dia juga selalu mendramatisir keadaan (merasa paling bahagia), maka dari itu karakter ini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk memakai perasaan daripada logika. Seorang melankolis dalam hal mencari teman pasti akan selektif sekali, dia tidak ingin salah memiliki seorang teman, karena dia termasuk pendengar setia disaat ada yang sedang berbicara, dia juga kadang mau berkorban demi siapapun dan sangat peduli.
Si
Melankolis juga sangat totalitas dalam melakukan hal apapun, kalau dia udah merasa memulainya pasti sesegera mungkin dia akan menyelesaikannya dengan serius, tanggung jawab dan tertata rapi.

Kelemahan dari karakter Melankolis sendiri dia selalu memprediksi semua masalah dari segi negatifnya saja, dan dia orangnya selalu gampang merasa bersalah. Hidupnya juga kurang bisa berhubungan baik dengan lingkungan sekitar karena karakter ini cukup keras kepala dan lebih sering mengomentari orang lain, tetapi dia tidak senang kalau ada yang mengomentari atau beda pendapat dengan dirinya. Saat sedang merasakan kekecewaanpun dia juga akan mendramatisir keadaan (merasa paling kecewa), dan karakter ini juga lebih mementingkan cara daripada tujuan yang akan dicapainya. Sehingga sering menyia-nyiakan banyak waktu hanya untuk berfikir dan menyusun rencana.

3. Koleris (Si Kuat)

Sekarang kita bahas apa saja sih kekuatan si Koleris ini?, nah perlu qta tau bahwa seorang koleris ini memiliki jiwa kepemimpinan & dia sangat aktif dalam organisasi apapun. Dalam hal pencapaian suatu tujuan dia selalu memiliki kemauan yang sangat keras dan akan secepat mungkin untuk mengambil langkah penyelesaian, saat perencanaan-perencanaan sesuatupun juga seorang koleris bisa dipercaya untuk memutuskan dan menentukan tujuan yang akan dikehendaki. Biasanya karakter seperti ini akan berperan penting dalam situasi dan kondisi yang sedang genting, karena dia cukup memiliki keberanian & menyukai apapun yang menantang dirinya untuk menghadapi suatu keadaan.

Seorang koleris memiliki beberapa kelemahan antara lain dia sukanya memerintah atau menunjuk-nunjuk siapapun yang ada disekitar dia untuk memenuhi keinginanya, lebih parahnya lagi dia cenderung senang mengatur-atur dan maunya menang sendiri. Saat sedang memutuskan sesuatu dia tidak menyukai hal-hal yang berbelit-belit, untuk bisa mencapai suatu tujuanpun segala cara juga akan dihalalkan olehnya. Dalam penyelesaian suatu masalah seseorang yang memiliki karakter ini sangat susah untuk mengendalikan emosinya yang sangat tinggi. Dia akan gegabah dan sulit untuk barsabar, karena dia ini lebih menyukai pertengkaran. Seorang koleris juga sulit untuk memiliki banyak teman, orang-orang akan menjauhi dia karena mereka tidak ingin menjadi korban karakternya yang suka menyuruh-nyuruh semaunya sendiri.

4. Phlegmatis (Si Damai)

Karakter yang terakhir adalah phlegmatis, kekuatan pada karakter ini sangat mengasyikan dan mudah akrab dengan orang lain sehingga dia bisa memiliki banyak teman, seorang Phlegmatis sangat menyukai ketenangan, jadi dia lebih terlihat kalem dalam situasi dan kondisi apapun.
Disaat sedang ada masalah dia dengan tenang akan berusaha mencari cara yang paling mudah untuk penyelesaiannya, dia selalu menunjukan
kesabarannya dengan tidak banyak omong dan lebih menjaga perasaan orang lain. Seorang Phlegmatis juga sangat peduli dengan keadaan orang lain apalagi sama seseorang yang sedang membutuhkannya untuk sekedar mencurahkan isi hati, dia senantiasa akan menjadi pendengar yang baik dan berusaha menjadi penghibur.
Dan setau saya seorang
Phlegmatis itu paling penurut, dia akan menuruti ajakan orang lain yang menurutnya tidak merugikan siapapun walaupun kadang dirinya sendiri sebenarnya merasa berat untuk melakukanya.

Untuk kelemahan seorang Phlegmatis sendiri, dia cenderung pasif dalam suatu keadaan. Saat menghadapi masalah dia lebih memilih untuk menghindarinya, karena dia tidak suka terlibat didalam permasalahan. Seorang Phlegmatis itu sangat pemalu, dalam kegiatan apapun dia tidak pernah mau untuk diandalkan, dia lebih senang mengikuti orang lain daripada harus jadi pemimpin saat perencanaan sesuatu.
Karakter ini juga sangat susah untuk membangkitkan
semangat disaat dirinya sedang terpuruk, dia sangat lemah, makanya kebanyakan dari seorang Phlegmatis biasanya mudah dipermainkan oleh orang lain.

Dari berbagai jenis kepribadian-kepribadian yang sudah tertulis di atas semuanya ada pada diri kita. Kepribadian itu juga saling mempengaruhi antara kepribadian yang satu dengan kepribadian yang lainya, dan pastinya kepribadian-kepribadian tersebut bersifat netral. Maksud dari netral itu sendiri adalah tidak ada kepribadian yang bagus ataupun yang buruk, semua tergantung pada kadarnya masing-masing.

Saya
yakin, siapapun setelah membaca artikel ini pasti sudah bisa menilai dirinya memiliki kepribadian yang mana.
:)