Selasa, 17 April 2012

Menjalin Hubungan Dengan Orang Lain


KOMUNIKASI
=Menjalin Hubungan Dengan Orang Lain=

Tujuan Pokok Komunikasi:
1)      Menemukan diri
2)      Berhubungan dengan orang lain
3)      Meyakinkan agar mengubah sikap dan perilaku
4)      Bermain dan menghibur diri

Keterampilan mengirimkan pesan

1.      Bicara dengan jelas,
2.      Deskripsikan tingkah laku,
3.      Sampaikan pesan yang mudah dipahami, sesuai dengan perspektif komunikasi,
4.      Gunakan contoh spesifik yang jelas dan sederhana,
5.      Pikirkan dan konstruksikan pesan sebelum dikirimkan,
6.      Lakukan kontak mata,
7.      Buatlah isyarat non verbal sesuai dengan pesan,
8.      Check pemahaman pesan komunikan, mintalah umpan balik,
9.      Ulangi pesan dengan cara lain,
10.  Mengajukan pertanyaan klarifikasi untuk menyamakan pemahaman.

CARA UNTUK MENGHARGAI DIRI SENDIRI


1. Kenali diri sendiri dengan memahami potensi/kemampuan, kelebihan, kekurangan, bakat dan minat yang dimiliki oleh diri.

2. Menghargai Diri sebagai Ciptaan Tuhan, manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk Tuhan yang lain. Manusia juga mempunyai nafsu dan dilengkapi dengan akal yang bisa memilih mana yang baik dan yang buruk, yang bisa dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan, dan itulah yang menyebabkan manusia menjadi sempurna dibanding makhluk yang lainnya dan inilah yang petut kita syukuri.

3.   Sadari bahwa kita ini unik. Setiap orang/individu mempunyai karakteritik yang berbeda-beda dan unik. Manusia di dunia ini tidak ada yang sama, meskipun dia lahir kembar, pasti ada ciri khas dari masing-masing individu dan itulah yang menyebabkan bahwa diri kita ini adalah unik.

4. Atasi Kelemahan Anda. Setelah kita mengetahui kelemahan/kekurangan diri kita sekaligus kita juga mengerti kelebihan kita, setelah itu kita analisis penyebab kelemahan kita dan mencoba untuk mengatasi dan berubah.

5. Kembangkan Diri Anda. Setiap individu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dan prlu dikembangkan untuk mencapai perkembangan individu yang optimal.

“Satu-satunya orang yang akan menghabiskan seluruh hidup bersama anda adalah
diri anda sendiri, jadi jika anda ingin bahagia seumur hidup anda, waktu
anda untuk berdamai dengan diri sendiri adalah saat ini, dan
t
ersenyum pada diri sendiri, sudahkah anda tersenyum untuk diri anda sendiri?”

Cara Memahami Orang Lain


 “Semakin sering kita berinteraksi dengan orang lain dan semakin sering kita berupaya memahami orang lain, berarti semakin kita mendekati pemahaman terhadap diri kita sendiri”
“Orang yang memahami orang lain berarti dia juga memahami dirinya sendiri”

Beberapa keputusan untuk bisa memahami orang lain :
1.    Memahami orang lain : mengenal lebih dekat dan mencoba memahami sifat, apa yang menjadi pikiran serta keinginan orang lain.
2.    Empati pribadi : ulurkan tangan kepada orang lain dengan tangan yang kuat, tetapi dengan hati yang lembut. Hal itu menunjukkan bahwa kita peduli dan perhatian kepada orang lain.
3.    Merespon dengan cara positif dan sikap positif terhadap orang lain : memperlakukan setiap orang yang dijumpai dengan senyum dan perhatian seolah-olah orang itu paling penting sedunia.

BERGAUL SECARA SEHAT


Bertemu kawan baru? Pasti sering kita alami dan tidak jarang pula yang biasanya banyak ngomong, cas cis cus lancar, tiba-tiba menjadi pendiam, grogi, bingung harus berbuat apa. Agar kita bisa tetap rileks dan tidak salah tingkah, kehabisan bahan pembicaraan, berikut ini beberapa cara dapat kita lakukan.

1. Memulai Pembicaraan dengan Hal hal yang Sudah Pasti
Sering terlintas dalam pikiran kita, bila kita sedang berbicara dengan kenalan baru (Jangan-jangan dikira sok kenal dan sok dekat) kita bisa memulai pembicaraan dengan menanyakan alamatnya, pekerjaannya, hobinya, atau hal lain yang sudah pasti. Tetapi kita jangan kecewa bila kawan baru kita hanya menjawab "ya" dan "tidak" bahkan hanya diam saja. Anggap saja belum saatnya kita dapat berkenalan.hindari fikiran yang negatif dan cobalah pada kesempatan lain.

2. Jangan Pernah Mengkritik Diri Sendiri
Ketakutan akan dinilai lawan bicara adalah hambatan yang terbesar untuk berbicara dengan orang lain. Dalam Psikologi dikenal dengan istilah " Self Criticism" (Kritik Diri). Ketakutan di atas merupakan wujud dari kritik diri yang berlebihan. Agar kita bisa dapat berhasil bergaul dengan kawan baru maka kita harus mampu mengendalikan kritik diri.

3. Jangan Mudah Memuji
Jangan sekaligus memberi kritikan sambil memuji seseorang misalnya kita bertemu sahabat pena, lalu kita katakan "Oh ternyata anda lebih cantik dari anda dulu". Bisa saja dia menganggap bahwa dulu dia tidak pernah kelihatan cantik.

4. Jangan Membicarakan Diri Sendiri
Kita akan dinilai ramah bila kita memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara. Berikan pertanyaan-pertanyaan singkat agar dia terpancing untuk bercerita, hingga kita menemukan topik yang menarik dan disukai teman baru kita. Tapi jangan sampai terkesan kita sedang melakukan interogasi, karena bisa saja suasana akan menjadi rusak.

5. Bahasa Tubuh yang Ramah
Sikap tubuh yang menimbulkan penerimaan dengan senyuman dan keterbukaan akan menarik perhatian kawan baru kita. Sebab dengan muka masam dan tangan yang dilipat akan mengurungkan niat teman baru kita untuk berbicara dengan kita.

6. Membagi Perhatian dengan Adil
Bila pada saat yang sama kita menjumpai beberapa kawan baru sekaligus, bagilah pembicaraan di tengah-tengah mereka dengan melibatkan berbagai topik. Jangan sampai pembicaraan kita hanya terpusat pada satu orang. Sebab alangkah menyebalkan bila kita diabaikan orang lain.

7. Hindari Perdebatan
Hindari pembicaraan yang dapat memancing perdebatan dan tidak mengenakkan pada lawan bicara kita. Apalagi pembicaraan yang mengandung perbedaan Sara. Alangkah baiknya bila membicarakan hal- hal yang netral dan ringan-ringan saja.

8. Jadilah Pendengar yang Baik
Bila kita tidak tahu apa yang harus kita bicarakan, dengarkan saja lawan bicara kita. Berilah tanggapan dengan komentar-komentar yang segar, sehingga lawan bicara kita merasa dihargai dan dihormati pembicaraannya.

9. Seni Mengelak
Bila kita merasa kawan baru kita adalah lawan bicara yang membosankan (hanya berbicara tentang bengkelnya atau hobinya dengan pertandingan tinju, maka saat dia sedang mencari-cari bahan pembicaraan selanjutnya kita bisa berdalih,  "maaf saya ada keperluan sebentar" atau alasan lain). Jangan sampai dia tahu bahwa kita menghindarinya.

10. Sense of Humor
Dengan rasa humor yang tinggi, suasana akan menjadi hangat dan menambah keakraban kita. Kita akan menjadi pribadi yang menarik dengan humor-humor ringan dan disukai lawan bicara kita. Asal tidak menyinggung perasaan dan kita tidak menjadi obyek yang ditertawakan terlebih sampai menyinggung perasaan orang lain.